LOADING
News
News & Events

Bungasari Perbesar Market Surabaya lewat Event East Food Indonesia 2019

22 Jun 2019

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Untuk memperkuat dan semakin memperbesar pasar di Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya, PT Bungasari Flour Mills Indonesia kembali hadir di Surabaya, melalui ajang “East Food Indonesia 2019” yang digelar di Grand City Convention Surabaya, pada 20–23 Juni 2019.

Sedikit berbeda, di pameran tahunan terbesar bertemakan makanan dan minuman di Indonesia Timur ini, untuk pertama kalinya Bungasari menampilkan booth tersendiri, yang bukan hanya menyediakan berbagai varian terigu milik Bungasari, tetapi juga digelar berbagai demo membuat kue dengan menggunakan terigu produk Bungasari yang bisa diikuti secara langsung oleh pengunjung pameran.

Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Rio Ferdian, ketika ditemui di arena pameran mengatakan, kehadiran Bungasari di pameran kali ini, selain memberikan edukasi pada masyarakat yang mengunjungi pameran, juga sekaligus untuk memperluas jangkauan pemasaran produk Bungasari untuk memenuhi kebutuhan pasar ritel dan industri dengan berbagai varian terigu yang dimiliki.

“Pasar Surabaya atau bahkan Indonesia Timur memang masih terbilang kecil karena masih sekitar 5 persen dari total pemasaran Bungasari. Karena itu, melalui keikutsertaan kami di pameran ini, diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk Bungasari untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya juga Jawa Timur dan Indonesia Timur,” terang Rio di arena pameran East Food Indonesia 2019 di Grand City Convention Surabaya, Sabtu (22/6/2019).

Rio juga menambahkan bahwa sampai saat ini, Bungasari telah memiliki cukup banyak varian terigu dengan berbagai kategori, di antaranya; Golden Eagle, Golden Crown, Kabuki, Kabuki Gold, Krakatau, Hikari Biru, Hana Emas, Hana Biru, Niji, Bola Salju, Jawara, Gelang Berlian dan masih banyak lagi.

“Sementara untuk beberapa merek seperti Ikan Hiu, Kiwi, dan Nila, bahkan telah menjadi produk-produk andalan Bungasari untuk kebutuhan feed,” tambahnya.

Pabrik Bungasari di Cilegon Banten yang diresmikan pada tahun 2014 lalu, masih menurut Rio, telah mengadopsi sistem pengolahan gandum yang paling canggih dan modern di Indonesia, yakni Flour Blending System.

“Dengan teknologi ini, kualitas produk Bungasari boleh dibilang jadi yang terbaik dibanding kompetitor yang ada, yang kebanyakan masih menggunakan mesin lama yaitu With Blending System,” terang Rio.

Salah satu produk Bungasari yang mulai banyak dicari masyarakat adalah kategori terigu serbaguna atau multi-purpose karena pasarnya yang sangat besar di Indonesia.

“Dan untuk terigu serbaguna ini, kami punya brand yang sudah banyak diminati yaitu produk Bola Salju, yang diterima dengan baik di pangsa pasar tersebut,” tambah Rio.

Rio juga menambahkan, dengan semakin besar dan luasnya pasar yang akan digarap Bungasari, maka saat ini Bungasari sedang melakukan perluasan pabriknya di Cilegon yang saat ini produksinya mencapai 1.500 ton/hari, nantinya bisa meningkat hingga 2.000 ton/hari.

“Diperkirakan pada bulan September mendatang penambahan produksi ini sudah akan rampung. Dan tentunya ini juga akan menjadi kesempatan bagi Bungasari untuk memperluas pemasarannya,” terang Rio.

Selain memperbesar produksi dari pabrik yang ada, Bungasari juga berencana akan membuka pabriknya di Jawa Timur agar bisa memperbesar market Surabaya dan Indonesia Timur menjadi sekitar 10–20 persen dari penjualan secara Nasional. (men)

Sumber