LOADING
News
News & Events

Pabrik Tepung Terigu Bungasari Hadir di Makassar

18 Dec 2020

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bungasari Flour Mills Indonesia, perusahaan tepung terigu di Indonesia kini hadir di Kawasan Pergudangan dan Industri Parangloe Indah, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kehadiran pabrik Bungasari di pintu masuk ke kawasan timur Indonesia tersebut, guna menjamin ketersediaan pasokan tepung terigu berkualitas dengan harga terjangkau bagi para pelanggan.

President Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Budianto Wijaya mengatakan, tujuan utama pembangunan pabrik di Makassar ini guna meningkatkan kapasitas produksi serta menjamin ketersediaan pasokan bagi pelanggan.

"Kehadiran pabrik ini juga meningkatkan efisiensi sisi logistik guna melayani permintaan terigu di kawasan Indonesia bagian timur," katanya melalui rilis nya, Kamis (17/12/2020).

Mengusung tema Bungasari Horas-Ewako, kegiatan dilakukan tanpa pertemuan tatap muka.

Para pemegang saham serta jajaran direksi Bungasari yang berada di Indonesia, Jepang, dan Malaysia, secara bersamaan menekan tombol khusus melalui situs mikro www.horas-ewako.com, sebagai penanda awal pengoperasian pabrik tersebut.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyampaikan, selamat melalui aplikasi konferensi video disaksikan distributor Bungasari, karyawan, dan rekan bisnis dari berbagai kota di Indonesia.

Budianto menjelaskan, sejak kali pertama didirikan pada tahun 2012, komitmen Bungasari selalu konsisten.

Hal tersebut dibuktikan dengan melakukan ekspansi serta mengembangkan kapasitas pabrik.

Sekaligus memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

"Keberadaan pabrik pertama di Makassar ini, kami optimis kemampuan penetrasi produk-produk Bungasari akan semakin meluas ke berbagai kota di belahan timur Indonesia," paparnya.

Investasi Rp 15 Juta Dolar AS

Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi sebesar 15 juta dolar AS ini menjamin kontinuitas pasokan dan memangkas rantai logistik.

Sebelumnya, pasokam berasal dari pabrik Bungasari di Cilegon, Banten.

Di samping itu, Bungasari juga melihat peluang besar yakni belum banyak produsen terigu mampu melayani permintaan dalam kapasitas besar di kawasan ini.

"Pabrik ini akan sangat membantu meningkatkan efisiensi pasokan dalam menjangkau lebih banyak lagi pelanggan, mengingat sudah penuhnya kapasitas pabrik kami di Cilegon," ujarnya.

Pandemi Sempat Hambat Pembangunan Pabrik


Lebih jauh dijelaskan, tidak dipungkiri, pandemi Covid-19 berdampak pada penyelesaian pembangunan pabrik Bungasari.

Pasokan peralatan serta sumber daya manusia yang terlibat dalam pengerjaan pabrik sempat terhambat, imbas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Proyek pembangunan pabrik kami tertunda sampai enam bulan. Namun saat ini kami patut bersyukur bahwa proyek ini pada akhirnya tetap dapat dituntaskan dengan baik," jelas Budianto.

Sejak bulan Desember 2020, pabrik ketiga milik Bungasari ini telah menjalani proses produksi.

Sejumlah terigu Bungasari untuk kemasan 25 kg yang telah diproduksi di Makassar.

"Dengan kapasitas giling gandum 600 metrik ton per hari diharapkan pabrik di Makassar ini sudah dapat memproduksi semua varian terigu milik Bungasari pada tahun depan," tambah Budianto.

Di hari yang bersamaan, Bungasari juga meresmikan pabrik terbarunya di Medan, Sumatera Utara.

Bungasari menggenapkan janjinya dalam memenuhi permintaan terigu yang masih cukup tinggi di wilayah Sumatra, khususnya di Sumatra bagian utara serta Kepulauan Riau. (*)

Source